Aturan Goldilocks : Agar Bertumbuh dan Berkembang

Aturan Goldilocks : Agar Bertumbuh dan Berkembang

Aturan Goldilock jika Anda mencari di google maka gambarannya akan pasti seperti di tata surya seperti dibawah ini : Tapi tidak itu yang saya maksud, ini aturan Goldilocksyang saya dapatkan di tulisannya James Clear mengenai habit. Begini penampakan aturan atau zona Goldilocks yang dimaksud : Aturan Goldilocks menyatakan bahwa manusia mengalami motivasi puncak ketika sedang …

Continue reading →

Cara Menghentikan Kebiasaan Buruk

Cara Menghentikan Kebiasaan Buruk

Lanjutan dari bukunya James Clear, Atomic Habits halaman 243 mengenai cara menghentikan kebiasaan buruk. Menjadikannya tidak kelihatan  Caranya : Mengurangi paparan. Hilangkan petunjuk-petunjuk kebiasaan buruk Anda dari lingkungan Anda. Menjadikannya tidak menarik  Caranya : Membingkai ulang pola pikir. Berfokus pada manfaat dari menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk. Menjadikannya sulit Caranya : Meningkatkan hambatan. Meningkatkan jumlah tahap antara …

Continue reading →

Cara Menciptakan Kebiasaan Baik

Cara Menciptakan Kebiasaan Baik

Dalam bukunya James Clear berjudul Atomic Habits, cara menciptakan kebiasaan baik itu dengan menggunakan empat hukum berikut ini : a. Menjadikannya terlihat  Caranya : Mengisi kartu nilai kebiasaan. Tulis kebiasaan-kebiasaan saat ini untuk menyadari semuanya. Menggunakan niat implementasi. “Aku akan [PERILAKU] pada [WAKTU] di [LOKASI].” Menumpuk kebiasaan: “Setelah [KEBIASAAN SEKARANG], aku akan [KEBIASAAN BARU].” Merancang …

Continue reading →

Petuah Lao Tzu

Petuah Lao Tzu

Kutipan dari buku Atomic Habits karangan James Clear, halaman 285 mengenai kata mutiara dari Tao Te Ching begini kata-katanya : Manusia terlahir dalam keadaan lunak dan lentur; ketika mati, mereka keras dan kaku. Tumbuhan terlahir lembut dan luwes; ketika mati, mereka rapuh dan kering.  Jadi, siapa pun yang kaku dan tidak luwes adalah pengikut kematian.  …

Continue reading →

Beda Respon, Kok Malah Beda Level?

Beda Respon, Kok Malah Beda Level?

Tulisan ini bermula dari sebuah kejadian yang terjadi aja sih. Setiap ada masalah yang terjadi menghampiri, biasanya saya dan tim yang pertama cari adalah solusi apa yang harus di ulik. Tapi… Agak disayangkan aja respon masalah yang menurut saya dan tim itu masalah remeh temeh, ditanggapi luar biasa. Oh ternyata… Asumsi kami sudah beda level …

Continue reading →