Cara Mudah Membuat Landingpage & Study Kasus Penerapan Formula Copywriting yang Convert

Cara Mudah Membuat Landingpage & Study Kasus Penerapan Formula Copywriting yang Convert

Kali ini saya akan membahas cara mudah membuat landingpage yang terbukti konversi, dan akan saya berikan contoh study kasus pada penerapannya dan hasil tes landingpagenya juga.

Sebelum jauh membahas bagaimana cara membuat landingpage.

Apa pengertian dari landingpage?

Landingpage : Kalau pengertian gobloknya ala saya (?) dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia ;  landing adalah mendarat, page adalah halaman.

Jadi, landingpage adalah halaman untuk mendaratnya trafik yang datang dari berbagai macam channel marketing.

Bingung? Haha tenang aja.

Saya ilustrasikan dengan gambar dibawah ini ya gimana alur yang biasanya paling tidak digunakan oleh saya dan tim. Berikut ilustrasinya :

cara mudah membuat landingpage
Ilustrasi Landingpage

Penjelasannya dari gambar diatas, landingpage semacam ruko Anda yang butuh pengunjung/trafik sehingga Anda pastikan landingpage Anda bisa diakses dengan cepat dan copywriting yang menarik untuk target audience Anda.

DIbawah nanti akan saya bahas mengenai gimana cara membuat kalimat copywriting yang selalu digunakan.

*****

Landingpage konten yang disajikan terdapat 2 hal :

a. Penawaran barang atau jasa

Isi dari landingpage biasanya mengenai produk knowledge dari sebuah barang atau jasa yang dijual. 

Gak hanya produk knowledge, Anda juga bisa membuat sebuah penawaran yang menarik hati calon pembeli Anda dengan mudah leluasa.

Tips :
Kesalahan yang masih ditemukan ngiklan di sosial media (FB dan IG), tidak ada halaman penawaran langsung diarahkan ke WhatsApp.

Ini kayak ngasih jebakan ke orang yang lewat lalu dia bingung tiba-tiba sudah dibawa ke sebuah ruangan gelap tanpa arah dan tujuan. Jadi, tips saya buatlah landingpage dengan konten produk Anda yang tawarkan.

Ini saya memposisikan diri saya sebagai pemilik bisnis yang masih butuh sales ya, sehingga beda lagi tipsnya nanti jika memposisikannya sudah memiliki branding besar (seperti Nike, Louis Vitton, dll) jadi hanya butuh eksposure saja.

b. Mengumpulkan Database Calon Pembeli

Maksudnya begini, saya kasih contoh pada case saat Dropbox mau launching.

Yang mereka lakukan sebelum launching produk nya, mereka mengumpulkan terlebih dahulu leads (prospek) yang diarahkan pada landingpage yang dimana isi landingpage-nya berupa produk knowledge+penawaran dan diakhir halaman biasanya ada opt-in (disuruh ngisi form yang fielnya nama+email).

Baca juga :  Panduan Lengkap Menggunakan Google Tag Manager (Dilengkapi Video)

Kesimpulannya : Dropbox dengan strategi marketing mengumpulkan database lebih dari 2000 leads dan berhasil mendapatkan omset £8.8M. Anda bisa baca artikel lengkapnya di B2B Marketing, tolong dikoreksi jika kesimpulan diatas salah ya. 😀

****

Cara Mudah Membuat Landingpage

Ada beberapa cara membuat landingpage yang saya berikan contoh ini menggunakan platform Berdu (bukan link affiliate) dan juga menggunakan WordPress.

Silahkan sesuaikan dengan budget, keahlian masing-masing dan juga goalnya juga.

Alasannya menggunakan 2 platform diatas ya karena selain saya menggunakannya ya karena kebanyakan pengguna di circle atau komunitas saya menggunakan tersebut.

a. Menggunakan Berdu

Kalau di platform satu ini memang memanjakan sekali penggunanya. Anda bisa coba dulu fitur dengan gratis 14 harinya.

Jadi experience-nya bisa dapet dulu sebelum memang mau upgrade ke yang berbayar.

Beberapa hal pertimbangan untuk Anda mengapa harus berlangganan di Berdu : 

  • Paket berlangganan paling murah ada di Rp 75.000/bulan bisa Anda langsung gunakan tanpa ribet mikirin teknis.
  • Gak pusing mikirin server/hosting yang bermasalah, kalo ada bermasalah Anda langsung bisa komplain dengan bahasa Indonesia tentunya (:D)
  • Belum tentu ada fitur yang disediakan oleh WordPress tapi di Berdu belum ada. Tapi Anda bisa rikues juga sih fitur yang dirasa urgent.

Ini saya pake Berdu yang berbayar jadi kemungkinan ada beberapa perbedaan ya.

Cara membuat landingpage di berdu langkah-langkahnya seperti berikut ini :

  1. Klik bagian Tampilan
    cara mudah membuat landingpage
  2. Klik Halaman Tambahan
    cara mudah membuat landingpage
  3. Klik pada tombol kanan atas di Halaman
    cara mudah membuat landingpage
  4. Untuk pengaturan URLnya Anda tinggal atur bagian URL Path, kemudian untuk mengatur posisinya bisa Anda drop dan drag. Mudah sekalikan? 😀
    cara membuat landingpage
  5. Selesai silahkan berkreasi sesuai dengan kebutuhan landingpage Anda.

b. Menggunakan WordPress

Anda pengguna wordpress tenang aja, kalau wordpress ni agak-agak ngulik memang untuk bisa bikin landingpagenya sih. Cuma kalau yang gak mau ribet ya udah solusinya pake Berdu.

Kalau saya pribadi ribetnya pake WordPress harus nyiapin hosting/server sendiri, dan hal-hal teknis lainnya.

Ada beberapa hal yang dibutuhkan jika Anda ingin membuat landingpage di WordPress :

  • Mempunyai domain sendiri
  • Hosting/server yang bisa menyesuaikan budget Anda
  • Keahlian menggunakan WordPress

Tenang enaknya pake WordPress bisa di custom banget sesuai dengan keinginan.

Jadi tetep pilihan ada ditangan Anda ya.

Kalau di Wordpres saya pake theme yang berbayar yakni Landingpress. Bahkan theme yang saya gunakan di blog ini menggunakan Landingpress, jadi simpel dan cepet juga loadnya. 🙂

Alasannya kenapa pake theme itu?

  1. Diberikan plugin Elementor (page builder landingpage) yang sudah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan internet marketer di Indonesia bahkan menyesuaikan dengan target market di Indonesia.
  2. Fitur-fitur yang dibutuhkan untuk internet marketer di Indonesia sudah sangat cukup, contohnya pada gambar dibawah ini nih :
    cara mudah membuat landingpage
    Jika yang sudah terbiasa menggunakan Facebook pixel, Google Ads, dll-nya sangat terbantu dengan adanya fitur-fitur ini.Tinggal copy paste saja ID-ID tiap platform.Beda cerita jika Anda sudah bisa menggunakan Google Tag Manager ya. 🙂
  3. Di setiap Page bagian bawah ada bagian setting Facebook Pixel, Google Adwords, dll. Yang memudahkan lagi nih untuk saya pribadi, gak ribet banget buat setting sana sini lagi.
    cara mudah membuat landingpress
    Setting Facebook Pixel

    cara mudah membuat landingpage
    Setting Google Ads

Mudah-mudahan paham sejauh ini cara membuat landingpage ya.

*****

Bagaimana formula copywriting yang konversi (sesuai dengan pengalaman saya)?

Sebelum jauh membahas formulanya, apakah sudah tau pengertian dari copywriting?

Ni saya ambil pengertiannya dari Wikipedia ya :

Naskah iklan (Inggris: copywriting) adalah naskah yang ditulis oleh seorang penulis naskah iklan untuk disebarluaskan guna kepentingan komersial.

Hal yang paling malas saya lakukan testing dan juga bikin adalah membuat copywritingnya ini dah. 😀

Tapi waktu demi waktu dari hasil belajar sana sini akhirnya yang paling saya dan tim terapkan adalah menggunakan formula adalah S-F-A-B-E.

S : Situation

Situasi biasanya digunakan pada headline, yang mana headline ini sangat berpengaruh paling besar apakah audience Anda akan melanjutkan untuk membacanya di landingpage Anda.

Situasi juga mengambil rasa kekhawatiran, rasa sakit (pain) yang dihadapi oleh target market Anda.

F : Fitur

FItur yang ada pada produk Anda, maksudnya gini pasti di setiap produk memiliki fitur ya kan? Coba di ambil fitur yang ditunjukkan oleh data (baik dari penjualan, testimoni, dll) bahwa produk Anda itu unggul di fitur tersebut.

Kalau mau dimasukin gak apa-apa semua produknya tapi kemampuan otak manusia tidak bisa menangkap banyak informasi. Coba dibikin beberapa landingpage istilah kerennya drip campaign, setiap campaign/landingpage 1 fitur yang ditonjolkan.

A : Advantage

Maksudnya advantage ini adalah setiap fitur memiliki kelebihannya masing-masing.

Misal produknya adalah suplemen penurun berat badan. Fitur yang dimiliki adalah terbuat dari bahan herbal. Bahan herbalnya katakanlah adanya daun kelor.

Jadi, suplemen ini terbuat dari daun kelor yang bisa meningkatkan detoksifikasi, dan juga dapat mengendalikan nafsu makan Anda. Contohnya begitu dah ya, sudah mulai ada bayangkan? 🙂

B : Benefit

Kalau ini adalah benefit yang akan didapatkan calon pembeli Anda.

Misal : jualannya adalah suplemen penurun berat badan. Anda bisa memasukkan dalam penawaran benefitnya berupa gratis konsultasi dengan tim ahli atau dokter nutrisi, bisa dengan benefit gratis mendapatkan workout plan, meal plan, dsb-nya

E : Experience

Ini PR (pekerjaan rumah) untuk yang memiliki produk, bagaimana caranya calon pembeli bisa merasakan pengalaman produknya sebelum dia memutuskan untuk membeli produk Anda.

Contohnya : Anda menjual produk fashion gamis. Anda bisa berikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dengan CS yang sopan, ramah dan enak diajak chat. Misalnya begitu ya.

Bagian experince ini  sebenarnya yang paling mudah produk-produk digital sih, jadi mereka yang memiliki produk digital bisa memberikan free trial selama rentang waktu berapa hari gitu. Jadi bisa ngerasain pengalaman menggunakan produknya.

Gimana caranya jualan jasa? Minimal sih pengalaman komunikasi dengan calon pembeli nyaman, oiya jangan lupa sisipkan portofolio yang bagus juga sebagai nilai tambah dimata calon klien.

Saya ada kasus menjual jasa harga produknya sekitar total 90-an juta, gimana cara jualannya? Nantikan ditulisan lain ya. 🙂

*****

3 Study Kasus Penerapan S-F-A-B-E pada landingpage yang Konversi

Study kasus yang saya bawakan disini adalah pengalaman saya dan tim dan dijalani sampai sekarang. Yang saya tampilkan tidak akan terlalu detail karena ada beberapa data yang sensitif juga. 😀

Dan yang akan saya tampilkan data-data dashboard Facebook ads ya.

  1. Produk Pendidikan
    Harga produk mulai dari 50ribu.
    cara mudah membuat landingpage
  2. Produk Pendidikan
    Harga produk relatif mahal diatas 50juta.
    cara membuat landingpage
  3. Produk Fashion
    Harga produk 200rb-an
    cara membuat landingpage

Disclaimer :

Data-data yang saya tampilkan menggunakan WhatsApp bukan form. Data-data diatas memang masih ada yang running dan tidak dilanjut karena beberapa alasan.

*****

Setelah membuat landingpagenya, testing landingpagenya, lalu ada hal terpenting dari segalanya adalah evaluasi.

Gimana caranya evaluasi performa landingpage?

Saya dan tim menggunakan Hotjar tentunya ada yang versi free selama 14 hari kalau gak salah, manfaatin dah itu free trialnya buat ngetes performa landingpage.

Jadi, Hotjar ini tugasnya menganalis behaviour pengunjung bagian mana saja yang sering di scroll dan di tap. I

Ini merupakan bagian dari UX (User Experience) juga sih, makanya bikin landingpage designnya yang bagus-bagus dah, biar orang yang scroll di landingpagenya juga nyaman, data bounce rate-nya rendah (pan kapan dibahas :D), dan lain-lain bisa diulik setelah Anda pasang Hotjar di  landingpagenya.

*****

Tips tambahan dari Neil Patel bisa juga jadi bahan tontonan berfaedah :

Intinya ada 3 tips dari Neil Patel yang bisa Anda pertimbangkan untuk meningkatkan konversi di landingpage.

  1. Perhatikan kecepatan akses landingpage Anda.
  2. Perhatikan UX (User Experience) di landingpagenya.
  3. Jangan sampai UX pada landingpage Anda, mengganggu fokus visitor Anda dan juga goal Anda (konversi) tidak tercapai.

Mohon dikoreksi jika salah dengan 3 tips diatas, karena bahasa Inggris saya masih belepotan.

Semoga artikel ini bermanfaat. 🙂

Baca juga :  Cara Membuat Landingpage di Berdu