6 Cara Menghadapi Krisis Virus Corona 2020

6 Cara Menghadapi Krisis Virus Corona 2020

Tulisan ini dibuat karena saya ingin berbagi dengan Anda bagaimana saya dan tim menghadapi krisis ditengah wabah Corona ini.

Sebelumnya, saya bekerja di dunia digital marketing.

Kerjaannya apa?
Pengiklan/advertiser
Saya tukang bikin iklan, analisis data, dan juga terkadang decision maker juga.

Ngiklannya di platform mana? Saya memang expertise nya di platform Facebook dan Instagram ads.

Jadi, jika Anda melihat iklan tuh di feed atau di story akun Anda mungkin salah satu iklannya adalah saya yang bikin ­čÖé

Nah apakah kerjaan saya terdampak?
Ada iya dan ada enggak juga.

Iya-nya adalah saya dan tim (agency digital marketing) untuk beberapa calon klien dan klien di saat krisis begini produknya kena dampak juga jadi campaignnya ada yg di off-kan sementara waktu.

Case yang campaignnya batal adalah untuk produk pendidikan (jasa).

Yang enggak kena dampaknya nih produk-produk retail seperti produk herbal, produk fashion, dll.

Baca juga :  2 Hukum Alam yang Terjadi di Dunia Jual Beli

Dan itu campaign iklannya masih running sampai saat ini (krisis corona).

*****
Nah, sekarang bagaimana caranya saya menghadapi krisis ini?

1. Terima kenyataan & batasi ngeluhnya

Memang ini berat tantangannya, tapi saya rasa stop mengeluh aja udah.

Terima dulu kenyataannya seperti ini, mari lanjut do something yang lebih baik minimal untuk diri sendiri.

Yuk bisa yuk waktunya dipake untuk lebih produktif.

2. Selalu belajar menciptakan rasa optimis

Jadi gini, ini saya belajar dari beberapa video di Youtube bagaimana pengaruhnya rasa optimis di kala krisis saat ini.

Impact-nya secara langsung saya selalu berusaha untuk ada aja yang dikerjakan.

Gak hanya itu sih, saya juga menemukan kesempatan-kesempatan yang terkadang di luar batas pemikiran saya.

Misalnya : penjualan meningkat, dapat networking produsen yang baik dan terpercaya, dan lain-lainnya.

3. Batasi diri untuk konsumsi media dan sosial media

Ditengah krisis saat ini, percaya atau enggak kebanyakan mengkonsumsi media atau sosial media bikin stress sendiri.

Jadi, gak terasa imun tubuh akan drop. Bahaya kalo drop malah terserang virus.

Sehingga, saya batasi banget untuk konsumsi media dan sosial media. Isi berita mayoritas bad news terus yang tak temuin sih. Bahaya banget.

Baca juga :  4 Macam Karakter Manusia yang Perlu Anda Ketahui

4. Harus Lebih Produktif

Banyak agenda, project, dan plan yang harus ditunda bahkan di cancel.

Waktunya untuk lebih produktif.

Saya sendiri manfaatin waktu untuk produksi tulisan di blog ini lebih banyak, video-video marketing yang tertunda di tonton lagi biar tambah ngerti dan dipahami, podcast mengenai pengembangan diri atau digital marketing.

Kalau terpaksa banget kerja ke luar rumah nih, misalnya buat ngecek produksi, ketemu sama beberapa orang yang memang gak bisa dibicarain via online aja gitu.

****
2 Tips tambahan ini sebetulnya untuk marketer atau pebisnis sebagai berikut :

5. Tanya Pelanggan Anda, Butuh Apa Mereka

Untuk marketer, atau Anda yang memiliki bisnis nih saat yang tepat untuk menanyakan langsung apa yang mereka butuhkan saat krisis.

Misalkan : Butuh masker, hand sanitizer, sayur-sayuran, sembako, dll.

Maka strategi Anda, carilah yang tepat produknya yang bisa menyesuaikan dengan brand Anda. Carilah angle-angle yang misalnya produk Anda adalah menjual kue nastar untuk lebaran.

Angle jualannya misalnya : Biar kuenya saja yang datang ke rumah Anda, Anda hanya perlu #dirumahaja. Pilih paketnya sekarang juga!

Baca juga :  5 Alokasi Dana yang Wajib Setiap Bulannya

Tips : Untuk menanyakan kebutuhan pelanggan Anda, bisa dikomunikasikan melalui email, media sosial Anda, survey kecil-kecilan mengadakan polling.

6. Ucapkan Terima Kasih pada Pelanggan Anda

Saat ini, banyak yang kehilangan pekerjaan, pembatalan project, pendingan pembayaran/invoice, pendapatan bisnis terjun payung, dan segala macam negatif lainnya.

Waktu yang tepat untuk mengucapkan terima kasih pada pelanggan Anda dan saling support untuk kejadian yang terjadi saat ini.

Anda bisa bikin postingan untuk feed Instagram, Facebook, email juga bisa dan lain-lain.

*****

KESIMPULAN

Untuk menghindari seluruh berita negatif, sentimen negatif, sementara batasin diri saja untuk mengkonsumsinya.

Setelah batasi, alihkan perhatian untuk kerjaan yang lebih produktif.

Bisa dengan menulis, membaca, memasak, chit chat bareng sahabat, keluarga, pasangan, klien, dll.

Nah pasti bosenkan?
Tips menghindari bosen. Coba di list atau hal baru apa yang bisa dipelajari di waktu krisis begini.

Pengalaman saya sih, ya do something aja tiap hari.

*****

Terima kasih banyak sudah membaca tulisan ini, mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda dan sekitar Anda. Inilah pengalaman yang saya lakukan.

Semoga Anda sehat selalu dan saling menguatkan.

Salam ?